Drama Korea – Sinopsis All of Us are Dead Episode 3, Cara pintas untuk menerima spoilers lengkapnya ada di tulisan yang ini. Episode Sebelumnya ada disini.


Pak Lee ngasih tahu kalo seluruhnya gegara virus yang ia buat. Dan di saat polisi nanya kenapa ia menghasilkan virus itu, pak Lee malah nanya balik, apa ia punya anak?
Haesu melahirkan di toilet. Nggak tahu apa yang terjadi dengan bayi itu alasannya yaitu setelahnya Haesu keluar sendirian. Di depan ada banyak anak yang bareng ibunya. Sesaat Haesu menengok ke toilet namun habis itu ia tetap pergi.
Pak Lee bilang kalo nggak ada orang bau tanah yang ingin anaknya mati. Polisi lain manggil polisi yang menginterigsi pak Lee. Mereka mesti pergi. Ada kondisi darurat. Pak Lee malah bilang kalo sudah telat alasannya yaitu siapa pun akan mati.

Soohyuk mau pindah ke kelas sebelah namun malah menyaksikan beberapa zombie jatuh dari jendela. Cheongsan bertahan dengan selang pemadam kebakaran dan ada zombie di kakinya. Soohyuk menyuruhnya untuk melepaskan zombie itu namun nggak bisa. Selain itu juga ada zombie di atas Soohyuk.
Akhirnya Soohyuk melompat ke arah Cheongsan. Ia menjatuhkan zombie di kaki Cheongsan dan mereka pun selamat hingga sanggup masuk di ruang siaran. Nayeon ribut banget nyuruh Gyeogsu untuk menutup jendelanya padahal Cheongsan belum masuk. Nayeon yang kesal menyebut Gyeongsu Penbansos. Gyeongsu tersinggung dan mendorongnya.

Park Ssaem berupaya menengahi. Nayeon salah alasannya yaitu berkata agresif dan Gyeongsu juga salah alasannya yaitu bersikap kasar. Ia minta mereka untuk tetap damai sebelum tahu yang bahwasanya terjadi. Soohyuk ngasih tahu kalo ada zombie. Mereka sudah menelpon polisi dan sentra pinjaman namun nggak ada yang datang. Park Ssaem ingin menelpon lagi namun nggak ada yang punya ponsel.
Junyoung lihat ada komputer di sana kemudian menggunakannya.
Haesu nyaris ditabrak sama kendaraan beroda empat polisi. Ternyata polisi di dalamnya jadi zombie gegara digigit sama Hyeonjo yang tertangkap sehabis menghasilkan kekacauan di rumah sakit. Mggak mau terjadi apa-apa sama bayinya, Haesu kembali ke toilet dan menenteng bayinya pergi dari sana.

Di ruang siaran Junyoung membuka fb-nya. Wah pengikutnya banyak. Mereka juga menyaksikan video Hyeonju yang sedang menggigit orang di taman. Mendadak selang pemadam kebakarannya bergerak-gerak dan hingga memecahkan beling jendela. Cheongsan mendekat dan menyaksikan yang terjadi secara seluruhnya sudah turun.
Saat ia mendekat, ternyata ada zombie. Semuanya ketakutan. Chengsan mendorongnya pakai tongkat pel. Nggak guna. Tongkatnya patah. Cheongssan mau menusukkannya namun nggak tega. Daesu mau melakukannya kalo cheongsan nggak bisa. Soohyuk mendekat dan menusuk pundaknya. Nggak guna juga. Akhirnya Gyeongsu menghantamnya pakai komputer, barulah zombie nya jatuh.

Ayahnya Onjo dan rekannya ada di balai kota. Seorang ajun terkena gigitan dan nyaris menggigit bu Park. Adan rekannya mengikat verbal ajun itu dengan handuk. Habis itu ada pengumuman lewat HT kalo terjadi siaga 3 dan markas mereka dipindahkan.
Gyeongsu mimisan. Nayeon pikir ia kegigit dan akan menjelma zombie menyerupai Isak dan pak Kang. Gyeongsu membanah dan ngasih tahu kalo ia terluka kena tongkat pel tadi namun Nayeon nggak percaya. Apalagi sehabis lihat tangannya terluka. Gyeongsu ngasih tahu kalo itu luka ukiran gegara mengangkat komputer tadi. Yang lain juga jadi takut kalo Gyeongsu beneran jadi zombie. Gyeongsu menyesalkan secara ia sudah menyelamatkan mereka.

Mereka nggak percaya hingga Park Ssaem yang meriksa dan bilang kalo itu memang benar luka goresan. Daesu minta Nayeon untuk minta maaf sama Gyeongsu namun Nayeon nggak mau. jadinya Park Ssaem nyuruh Gyeongsu untuk berdiam di ruang siaran selama 10 menit. kalo ia nggak papa artinya ia bukan zombie. lah setengah jam, sejam atau sepanjang hari juga ia mau. Dan kalo nanti nggak terjadi apa-apa, maka Nayeon mesti minta maaf sama Gyeongsu. Nayeon mengiyakan.
Yang lain juga setuju. Itu juga cara mudah-mudahan mereka sanggup percaya satu sama lain. Gyeongsu dengan sukarela masuk ke ruang siaran.

Di kantin, anak yang nggak tergigit sembunyi di bawah meja. Ia nyuruh temannya untuk ngambil sesuatu. Setelah temannya keluar malah digigit sama zombie. Ia juga malah diburu. Petugas koki yang juga sembunyi di bawah meja mamanggilnya. Anak itu malah menawan oetugas kantin hingga digigit sama zombie.
Temannya anak itu mengejarnya secara cuma ia insan yang ada di sana. Anak itu bertahan sekuat tenaga dengan alat yang ada di sana. Ia mengambil pisau dan menusuk leher temannya dan jadinya menyadari cara membunuh zombie dengan menusuk lehernya.

Anak-anak yang selamat berkumpul. Daesu merasa ada bau busuk. Mereka berpikir kalo para zombie lebih sensitif dengan suara. Di film para zombie punya pandangan yang buruk. Hyoryeong yang bareng Park Ssaem bertanya-tanya apa ada anak yang meninggalkan sekolah? Ia pikir mereka sungguh beruntung. Park Ssaem menenangkan kalo mereka juga mujur alasannya yaitu masih hidup hingga sekarang.
Cheongsan menyaksikan Gyeongsu yang sendirian di ruang siaran. Nggak terjadi apa-apa dengannya. Ia kemudian menghampiri Onjo yang melamun memandang jendela. Ia masih kepikiran sama Isak. Cheongsan berupaya untuk menghibur kalo seenggaknya Onjo memegang tangannya hingga akhir. Ayahnya atau orang lain akan menyelamatkan mereka.

Restorannya orang bau tanah Cheongsan hari ini buka. Ibu sengaja memasang paras Cheongsan di depan. Setelah memasang papan nama ayah pergi ke kantor kecamatan untuk menyerahkan berkas.
Ibu masuk ke restoran. Di tv ditayangkan isu wacana kekacauan yang terjadi di Sekolah Menengan Atas Hyosan. Ibu kalut dan nelpon sekolah, di kantor guru siapa pun sudah berganti jadi zombie. Nggak sanggup cuma membisu saja, ibu pergi naik motor ke sekolah Cheongsan.
Ayah Onjo sanggup telpon dari atasan wacana virus tersebut dan gimana cara penyebarannya. Ia kemudian menyaksikan rekannya yang kena gigit. Nggak loama kemudian rekan ayah mengalami perdarahan hingga jadinya nggak sadarkan diri. Nggak usang ia menjadi zombie dan menyerang rekannya. Ayah mendekat dan mengikat rekannya yang sudah jadi zombie.

Di jalan semakin marak orang yang menjelma zombie. Polisi memblok jalan. Ibu ingin melalui mereka untuk hingga ke sekolah CHeongsan namun nggak diijinkan dan disuruh untuk mengungsi. Ibu kemudian pergi lewat jalan tikus dan malah menabrak Haesu.
Dilihatnya Haesu pakai seragam yang serupa sama Cheongsan dan menanyakan kondisi di sana. Haesu cuma minta maaf alasannya yaitu sudah menabrak ibu kemudian pergi.
Beberapa zombie berlari mendekat. Ibu ingin lari dengan motornya namun nggak bisa. Akhirnya ibu lari meski kakinya terluka.


Setelah menyaksikan kondisi di luar, Mijin ngajak lainnya untuk pergi dari sana. Hari nggak mau mengikuti Mijin. Ia akan melaksanakan apa yang ia inginkan. Mijin nggak maksa. Ia kemudian nyuruh temannya yang gendut untuk merencanakan tongkat selaku senjata.
Cheongsan mengajak Gyeongsu bercanda. Sudah 30 menit. Ia nyuruh Gyeongsu untuk keluar namun Gyeongsu nggak mau. Ia kemudian ngasih tahu Park Ssaem kalo sudah 30 menit namun Gyeongsu nggak mau keluar. Park Ssaem masuk dan keluar nggak usang kemudian. Gyeongsu tetap nggak mau keluar. Katanya ia akan keluar sehabis sejam. Cheongsan ingin masuk namun Hyoryeong melarang. Harusnya Nayeon yang masuk.
Nayeong nggak mau. Wajar ia meragukan Gyeongsu sehabis menyaksikan kondisinya. Ia juga percaya kalo mereka juga sama. Cheongsan dan Daesu membantah. Minji mengakui kalo ia sempat meragukan GYeongsu namun ia nggak mengatakannya menyerupai Nayeon.


Park Ssaem mengingatkan kontrak Nayeon yang mau minta maaf pada Gyeongsu kalo ia nggak berganti sehabis 30 menit. Akhirnya Nayeon masuk. Gyeongsu menyuruhnya untuk keluar kalo nggak mau minta maaf. Nayeon mengeluarkan saputangan dari sakunya dan membersihkan luka Gyeongsu. ia mengaku mencurigainya alasannya yaitu keadaannya memang sedang menyerupai itu.
Semua yang di luar berpikir kalo mereka sudah berbaikan. Kenyataannya enggak sama sekali. Nayeon melakukannya alasannya yaitu siapa pun sedang memihaknya. Baginya Gyeongsu cuma pembansos. orang menyerupai dirinya nggak boleh melalui pagar apartemennya namun ia tetap melakukannya. Ia nyuruh Gyeongsu untuk keluar sejam lagi.
Gyeongsu kesal banget dan keluar bareng Nayeong. seluruhnya yang berasumsi kalo mereka sudah baikan merasa heran. Gyeongsu menceritakan apa yang Nayeon katakan tadi. park Ssaem mengongatkan apa yang Nayeon katakan tadi. Ia akan minta maaf pada Gyeongsu kalo ia nggak berubah. Nayeon tetap nggak mau melakukannya alasannya yaitu ia menilai kalo ia nggak bersalah. Gegara Gyeongsu mereka semua jadi dalam bahaya. Kalo ia nggak membiarkan pintunya terbuka maka pak Kang nggak akan masuk.

Cheongsan menekankan kalo GYeongsu nggak melakukannya dengan sengaja. Nayeon menunjkkan Gyeongsu yang mengalami pendarahan. gimana kalo ia benar? Gyeongsu merasa panik di saat menyadari kondisinya. Ia nggak tahu kenapa tubuhnya terasa aneh. Cheongsan merasa syok. kenapa Gyeongsu?
Onjo menawan Cheongsan mudah-mudahan menjauh dari Gyeongsu. Nayeon nyuruh Gyeongsu untuk keluar sebelum membahayakan yang lain. Park Ssaem nyuruh GYeongsu untuk kembali ke ruang siaran namun Nayeon melarang. Gimana kalo Gyeongsu membunuh mereka semua? Ia pikir harusnya Gyeongsu keluar.

Gyeongsu membantahnya. Buat apa ia menggigit mereka alasannya yaitu mereka yaitu temannya. Keadaan Gyeongsu perlahan mencicipi perubahan. Kepalanya sakit kepala dan pendarahannya semakin parah.
Nggak mau membahayakan teman-temannya, ia pun menentukan untuk keluar. Dan belum sempat ia keluar, secara tiba-tiba ia menjelma zombie sehabis ia merasa menyaksikan teman-temannya membicarakannya. Semuanya ketakutan. Apalagi Gyeongsu menjajal untuk mendekat dan menyerang mereka.
Daesu berupaya untuk menahannya. Cheongsan bersiul di jendela dan mengalihkan Gyeongsu dari Daesu. Gyeongsu mendekat karenanya dan di saat itu terjadi Cheongsan mengelak dan menghasilkan GYeongsu jatuh.

Hari berganti malam. Haesu masih berupaya untuk menyelamatkan diri bareng bayinya. Tangannya terluka. Ia masuk ke kedai makanan ayam Cheongsan dan mengamankan bayinya. Selanjutnya ia mengikat dirinya di pintu mudah-mudahan nggak membahayakan bayinya. Di luar para zombie semakin mengg#la dan jadinya Haesu juga menjelma zombie sementara bayinya terus nangis.
Di balaikota, orang yang terinfeksi sudah diamankan. Mereka diikat di kursi dan mulutnya juga. Ayah menerangkan ke bu Park kalo pinjaman akan secepatnya datang. Mereka akan mengirim helikopter. Yang bau tanah akan dievakuasi lbih dulu. Bu Park dan pengawalnya menyesalkan ayah yang nggak ngasiih tahu kalo Bu Park ada di sana mudah-mudahan bantuannya tiba dengan segera..
Selanjutnya ayah nelpon wali kelasnya Onjo namun nggak di jawab.

Daesu amat menyesalkan apa yang terjadi pada GYeongsu secara ia anak yang baik. secara tiba-tiba Banjang bilang kalo Nayeon pelakunya. Ia yang menghasilkan Gyeongsu jadi zombie. Nayeon membantah dan akal-akalan nggak tahu. Akhirnya Banjang membongkar apa yang Nayeon lakukan.
Ia menyeka darah di sana dengan sapu tangannya kemudian menggunakannya untuk menyeka luka Gyeongsu. Secara siapa pun menyaksikan kalo GYeongsu mulanya nggak papa sebelum menemui Nayeon. Kalo a[pa yang Banjang katakan benar artinya nayeon sudah membunuh Gyeongsu. Nayeon membantahnya. Gyeongsu nggak mati. Ia menyampaikan kalo sehabis jath tadi Gyeongsu masih hidup. Ia cuma berubah.


Nayeon membantahnya. Banjang kemudian mengambil paksa saputangan Nayeon dan menantangnya untuk meyeka lukanya pakai saputangan itu. Nayeon mengambilnya dan mau melakukannya namun Park Ssaem menahan. Nayeon memandang mereka yang menatapnya tajam. Dia nangis alasannya yaitu nggak punya teman. Nggak mau semakin disalahkan, ia pun keluar.
Park Ssaem memandang semua muridnya dan berpesan kalo mereka nggak boleh mati dan nggak boleh membiarkan orang lain mati. Kalo mereka menghasilkan orang lain mati maka bertahan hidup nggak akan ada artinya.
Tanpa ragu Ssaem keluar. Ia mencari Nayeon dan menariknya dari kejaran para zombi. Sementara itu di kelas, menyerupai ada bunyi helikopter.
Bersambung…