Bad And Crazy Ep 1

Drama Korea – Sinopsis Bad and Crazy Episode 1, Cara pintas untuk memperoleh spoilers lengkapnya ada di tulisan yang ini.

Foto : IQIYI
Foto : IQIYI

Suyeol seakan karam di lautan kemudian berada di suatu pertarungan. Lah tahunya ia cuma karam di buthup. Ternyata itu alasannya yakni beliau habis minum banyak.

Setelahnya ia ke parkiran dan mendapati mobilnya rusak parah. Nggak terima ia tiba ke kantor keselamatan dan menyaksikan rekaman CCTV. Dan pelakunya yakni dirinya sendiri.

Selanjutnya Suyeol ke kantor polisi. Di depan ia ketemu dengan Higyeom yang marah-marah padanya alasannya yakni ia memunculkan kaptennya selaku tersangka. Ia menduga kalo Suyeol melakukannya cuma agar mendapatkan promosi. Suyeol mengingatkan kalo mereka sudah putus dan ia kini yakni atasannya dan ia melakukannya alasannya yakni memang sudah tugasnya. Dih Higyeom semakin kesal dan menjatuhkannya habis itu pergi gitu aja.

Foto : IQIYI
Foto : IQIYI
Foto : IQIYI

Di dalam Jaesun sudah merencanakan kopi untuknya untuk dibawa ke ruang interogasi seakan ia telat alasannya yakni mengantre berbelanja kopi. Orang yang Suyeol interogasi yakni Kim Gyesik, kaptennya Higyeom terkait maut Tak Minsu.

Menurut ratifikasi Kim Gyesik, dikala sedang bertugas, ia menyaksikan Tak Minsu jatuh dari lantai dua. Ia menyaksikan pelakunya kemudian ke atas dan sempat langgar dengannya. Orang itu menusuk perutnya kemudian kabur. Gyesik yang memegang senjata kemudian menembaknya.

Suyeol berpikir kalo ada keganjilan dari apa yang KIm Gyesik katakan alasannya yakni Tak Minsu pernah menolong Sim Sangho dikala terlibat kendala narkoba jadi nggak mungkin ia membunuh Tak Minsu. Kim Gyesik bilang kalo itu alasannya yakni dampak narkoba namun dalam investigasi darah nggak terdapat narkoba atau alkohol dalam diri Sim Sangho dikala itu. Suyeol kemudian mengungkapkan kalo di TKP, dikala itu ada 3 orang. Tak Minsu, Sim Sangho dan Kim Gyesik.

Di sebelah para komisaris sedang memantau mereka.

Foto : IQIYI

Usai melaksanakan interogasi, Suyeol menemui Gwak Bongpil di ruangannya dan minum-minum untuk merayakan penawaran spesial yang hendak Suyeol dapatkan setelah kendala Kim Gyesik.

Setelah menjalani seluruhnya ia pergi ke sauna. Tiba-tiba timbul lelaki dengan memakai jaket dan helm masuk. Ia menawan Suyeol keluar dari sana, memukulinya dan menjatuhkannya di kolam. Hhh Suyeol tenggelam.

Foto : IQIYI
Foto : IQIYI

Hari itu Kyung Tae menyaksikan anak perempuan menempelkan pengumuman orang hilang. Ternyata itu yakni ibunya. Bermaksud membantu, ia pun menjinjing anak itu ke kantor polisi. Rupanya orang itu sudah pernah dilaporkan. Kyungtae pun bicara dengan polisi yang menangani kendala itu.

Rupanya perempuan yang dicari anak itu kabur dari rumah. Dia juga pernah dipenjara alasannya yakni kendala narkoba. Kyungtae kemudian mengirim anak itu pulang yang ternyata ia cuma tinggal dengan neneknya. Ia sungguh berharap Kyungtae akan membantunya memperoleh ibunya.

Foto : IQIYI

Suyeol melaporkan penyerangan yang dialaminya namun anehnya dalam rekaman CCTV nggak ada orang yang Suyeol sebutkan. Ia malah dianggap mengiginkan uangnya kembali. Habis itu ia kemudian pergi setelah memperoleh telpon.

Ia kembali ke kantor polisi sambil menjinjing seragamnya alasannya yakni berpikir akan mendapatkan penawaran spesial hari itu. Di wilayah parkir ia berjumpa dengan Daewon yang tiba dengan kendaraan beroda empat baru. Katanya ia membelinya untuk merayakan ulang tahun pertama anaknya. Jaesun kemudian datang. Dan Saat itulah Suyeol tahu kalo yang memperoleh penawaran spesial bukan dirinya namun Daewon.

Foto : IQIYI

Setelahnya Suyeol menemui Kwak Bongpil dan menyodorkan keluhannya. Ia bahkan menilai kalo Kwak Bokpil nggak mau membantunya. Kwak BOngpil kemudian mengingatkan kalo ia sudah menjinjing Suyeol hingga sekarang. Suyeol pun mendapatkan kondisi alasannya yakni nggak sanggup memaksakannya juga.

Kyungtae masih berupaya untuk memperoleh Jeong Yuna, ibu dari anak yang sebelumnya. Ia yang mau makan bahkan eksklusif pergi dikala sanggup informasi perihal Jeong Yuna. Ia tiba ke alamat yang diberitahu dan berjumpa dengan petugas keselamatan di sana. Petugas itu mengaku nggak tahu namun dikala Kyungtae menempelkan pengumuman di sana secara tiba-tiba ada seorang perempuan yang mengaku tetangga Jeong Yuna.

Foto : IQIYI

Selanjutnya Kyungtae tiba ke unit yang dimaksud. Ada banyak pamflet di pintu dan beberapa barang di samping pintu. Sepertinya rumahnya sudah usang nggak ditempati. Ia kemudian mengundang tukang kunci untuk membukanya. Tanpa Kyungtae tahu, petugas keselamatan nelpon seseorang dan melaporkan apa yang Kyungtae laksanakan dengan rumah Jeong Yuna.

Akhirnya Kyungtae sanggup masuk. Ia meriksa rumah itu dan nggak memperoleh keganjilan hingga ia masuk ke kamar mandi. Di sana ia mencium amis pemutih dan dikala membuka penyaring terusan air, ia memperoleh rambut dengan noda darah. Detektif Do Inbeom tiba dan ia pun menunjukkannya namun anehnya detektif Do Inbeom malah memukulinya tanpa henti.

Foto : IQIYI

Kwak Bongpil mengundang Suyeol dan meyakinkan kalo ia masih punya peluang untuk mendapatkan promosi. Kali ini ia mesti menolong seorang anggota dewan dengan menjauhkannya dengan detektif Do inbeom yang dinilainya menyebabkan masalah. Awalnya Suyeol menolaknya alasannya yakni nggak ingin berafiliasi dengan Do Inbeom. Tapi setelah dengar apa yang dibilang Kwak Bongsil, balasannya ia pun mengambilnya.

Selanjutnya Suyeol menemui anggota dewan Do di restorannya. Ia minta Suyeol untuk menangani kendala Do Inbeom belakang layar untuk mengungguli PEMILU selanjutnya.

Setelah kepergiannya ibu tiba bareng kakaknya. Suyeol mengomeli ibu yang tiba alasannya yakni ingin mengambil alih pekerja paruh waktu yang hari ini nggak datang. Padahal ibu habis operasi punggung. Biaya operasinya mahal dan pemulihannya lama. Ibu yang kesal prospektif akan mengubah duit Suyeol.

Foto : IQIYI
Foto : IQIYI

Suyeol menemui Kyungtae yang sudah melaporkan Do Inbeom atas penyerangan kepada dirinya. Suyeol memintanya untuk berdamai secara Kyungtae juga nggak mengenal Jeong Yuna. Kyungtae menyampaikan kalo ia memperoleh rambut dengan noda darah di rumah itu.

Ia dan Kyungtae pergi ke sana namun saringan pembuangan air sudah nggak seumpama sebelumnya. Suyeol pikir Kyungtae menilai kalo ada pembunuhan di sana dan ia nggak terlalu menanggapinya. Ia bahkan menilai kalo Kyungtae terlampau banyak nonton drama. Sampai dengan yakinnya Kyungtae bilang kalo gimana seandainya memang ada pembunuhan di sana.

Foto : IQIYI

Selanjutnya Suyeol menemui Do Inbeom. Do Inbeom berargumentasi menghantam Kyungtae dikarenakan sudah menerobos masuk. Suyeol prospektif akan menghasilkan Kyungtae mengakui kesalahannya namun Do Inbeom juga mesti minta maaf. Do Inbeom menolak dan menyombongkan kakaknya yang seorang anggota dewan.

Suyeol mulai jengah dan menekankan kalo ia mau menghasilkan kesan baik pada anggota dewan dan bukan padanya. Ia juga mengingatkan kalo posisinya lebih tinggi dari Inbeom dan menyarankannya untuk mengikuti perkataannya.

Foto : IQIYI

Di kantor polisi Suyeol berupaya untuk mencari kehabisan Kyungtae namun nggak nemu. Jaesun aja hingga tersentuh sama apa yang ditangani sama Kyungtae yang menolong anak kecil mencari ibunya.

Melihat Suyeol masih berupaya seumpama itu menjadikannya berpikir kalo Suyeol masih mengharapkan penawaran spesial alasannya yakni do Inbeom berafiliasi dengan anggota dewan Do. Suyeon berlagak nggak tahu kalo mereka saudaraan.

Kyungtae kembali mengunjungi rumah itu. Ia menjinjing beberapa perlengkapan untuk pemeriksaan. Ia kemudian menyaksikan boneka beruang yang masih terbungkus plastik. Ingat apa yang anak Jeong Yuna bilang kalo ibunya komitmen mau ngasih kado untuknya.

Foto : IQIYI

Mendadak ada yang datang. Kyungtae sudah waspada, tahunya tetangganya Jeong Yuna. Sama sperti Kyungtae, ia juga merasa ada yang aneh. Karena ingin tahu, Kyungtae pun mengikutinya. Wanita itu bersaksi kalo sepekan yang kemudian ia mendengar bunyi seseorang di pukul di rumah itu. Mendadak perempuan itu permisi. Habis itu ia berteriak. Kyungtae ke sana. Wanita itu terlihat berserakan kayak habis dipukul.

Petugas keselamatan tiba dan perempuan itu bilang kalo Kyungtae yakni pelakunya.

Foto : IQIYI
Foto : IQIYI

Kyungtae pun diinterogasi di kantor polisi. Orang yang menginterogasinya yakni Jaesun. Ia percaya kalo terjadi sesuatu sama Jeong Yuna namun Jaesun nyuruh Kyungtae untuk mencemaskan diri sendiri yang dilaporkan atas kekerasan dan petugas keselamatan yang menjadi saksinya.

Sementara itu Suyeol menginterogasi korban yang masih di rumah sakit. Kayaknya beliau bohong deh. Ngomongnya malah nggak jelas. Pernyataannya berubah-ubah. Suyeol eksklusif tahu kalo kesaksiannya bohong.

Ia kemudian nelpon Do Inbeom dan mengingatkan agar mengikutinya bukannya menyewa pemeran cuma alasannya yakni ia tetangganya. Kalo seumpama itu mereka akan kalah di pengadilan alasannya yakni korbannya nggak sanggup bersaksi di hadapan jaksa. Bisa-bisa ia dipenjara. Dih perempuan itu berganti takut kalo dimasukkan ke penjara.

Foto : IQIYI

Di rumahnya. Suyeol yang habis mandi menimbang-nimbang Do Inbeom, Kyungtae dan anggota dewan Do yang kemungkinan akan kembali terpilih. Dih pusing. Ia kemudian berpikir untuk mengabaikan seluruhnya dan cuma menimbang-nimbang diri sendiri. Dih secara tiba-tiba lelaki berhelem itu kembali timbul dan membenturkan kepalanya ke kepala Suyeol.

Nggak tahu gimana ceritanya Suyeol sadar di kamar mandinya jeong Yuna. Di sana sudah dikasih cairan sesuatu yang kalo lampunya dimatiin nampak bercak yang gotong royong yakni darah. Pria berhelem itu timbul lagi. Suyeol mau menyerangnya namun nggak sanggup dan malah jatuh di bathup.

Foto : IQIYI

Pria itu keluar dan Suyeol mengejarnya. Dih lelaki itu malah pergi dengan naik motor. Nggak mau nyerah gitu aja, Suyeolpun mengejarnya. Dan pas hingga di tikungan secara tiba-tiba lelaki itu hilang. Nggak usang kemudian lelaki itu timbul lagi. Kejar-kejaran lagi. Dih lelaki itu mau nabrak Suyeol.

Dan mendadak..Suyeol terbangun di depan tv di rumahnya sendiri. Dih mimpi doang apa ya? Ia bangkit dan mencari lelaki tadi namun nggak ada.

Foto : IQIYI
Foto : IQIYI

Sidang disipliner diadakan. Do Inbeom meminta maaf dikarenakan sudah melaksanakan kekerasan pada Kyungtae. Dih habis itu malah Kyungtae yang kayak salahnya besar banget alasannya yakni sudah menerobos masuk dan menyerang tetangganya Jeong Yuna.

Usai sidang Kyungtae menemui Suyeol dan Jaesun. Setelah semua yang terjadi ia masih ingin mengakhiri kendala Jeong Yuna. Jaesun mengingatkan Kyungtae agar nggak usah nyari kendala lagi alasannya yakni itu bukan wilayahnya.

Do Inbeom juga menemui Suyeol di parkiran. Ia berterima kasih atas bantuannya dan menyodorkan video kalo kartu kredit Jeong Yuna dipakai kemarin. Habis itu Suyeol sanggup telpon dari anggota dewan Do.

Foto : IQIYI

Kyungtae kembali tiba ke tempat tinggal Jeong Yuna namun malah ada pekerja yang mau merenovasi wilayah itu. Kyungtae gotong royong nggak mau memaksa lagi namun seenggaknya ia mau ngasih boneka beruang yang dilihatnya sebelumnya ke putrinya Jeong Yuna.

Di luar Kyungtae menyaksikan para pekerja mencampakkan barang-barang. Dan setelah mencari balasannya ia pun memperoleh boneka itu. Petugas keselamatan yang juga ada di sana lagi nyapu cuma melihatnya sekilas.

Foto : IQIYI

Anggota dewan Do mengadakan pesta untuk merayakan ulang tahun anaknya. Banyak juga yang diundang. Ia juga berfoto bareng istri dan anaknya. Malamnya Suyeol juga hadir. Ia menyaksikan anggota dewan Do dan mau menghampirinya namun malah ketemu sama Do Inbeom. Ih suasananya nggak enak.

Habis itu Suyeol juga ketemu sama komisaris. Dia dah nyapa namun malah dicuekkin. Baru setelah anggota dewan Do mengenalkannya ke komisaris, beliau pun disapa.

Sayang anggota dewan Do mesti pergi untuk menidurkan putrinya. Kayak beliau sayang banget sama anak perempuannya. Setelahnya ia turun dan tanpa sengaja menyaksikan boneka beruang yang kayak sama kayak punya anaknya Jeong Yuna. Di luar ada petir. Kayak mau hujan. Di dalam anggota dewan Do juga kayak kena petir.

Foto : IQIYI

10 hari yang lalu

Anggota dewan Do berserakan banget dan dalam kondisi mabuk marah-marah ke seseorang. Dan orang yang ia marahi yakni Jeong Yuna yang tergeletak di lantai dengan kepala yang bocor. Dih darahnya banyak banget. Dan di erat Jeong Yuna ada boneka itu.

Foto : IQIYI

Kyungtae tiba ke tempat tinggal neneknya anaknya Jeong Yuna untuk ngasih boneka itu namun penduduknya sudah pindah. Induk semang menghalau mereka alasannya yakni nggak mengeluarkan duit uang sewa. Kyungtae menjajal untuk menanyakan kemana mereka pergi namun perempuan itu bilang nggak mau.

Akhirnya Kyungtae pergi dari sana namun maleh ditabrak sama pengendara motor pengirim makanan. Ia mengambil boneka itu. Dih hidungnya rusak. Dan ternyata di dalamnya ada micro SD nya. Ia terburu-buru pulang untuk menyaksikan isinya. Ternyata ada Do Inbeom di rumahnya. Ia menyerang Kyungtae dan memintanya untuk menyerahkan micro SD itu. Kyungtae berpikir kalo Do Inbeom lah yang sudah melaksanakan sesuatu pada Jeong Yuna. Keduanya pun berkelahi.

Foto : IQIYI

Suyeol ada di kendaraan beroda empat dalam perjalanan pulang. Ia menyaksikan kartu bisnis yang didapatkannya dari pesta tadi. Kayaknya beliau mabuk banget deh.

Kyungtae masih berupaya untuk bertahan. Ia bahkan bertujuan untuk menelan micro SD itu namun Do Inbeom sukses menerimanya dan menuang materi bakar di wilayah itu.

Foto : IQIYI

Suyeol merasa mual. Ia pikir mobilnya masih jalan makanya minta sopir untuk secara perlahan-lahan bawa mobilnya namun ternyata kendaraan beroda empat dalam posisi berhenti. Di luar ada lelaki berhelem yang menggoncang-goncangkan mobilnya. Ia keluar dan mengeluarkan semuanya.

Ia mau menyerang lelaki itu namun ia bukanlah tandingannya. Ia kemudian nelpon sentra santunan namun lelaki itu merampas ponselnya dan menginjaknya. Habis itu ia ditarik menaiki tangga. Rupanya lelaki itu menjinjing Suyeol ke rumahnya Kyungtae alasannya yakni ia berhutang maaf sama Kyungtae. Pintu di buka dan keduanya terlempar sama api yang keluar dari wilayah itu.

Foto : IQIYI
Foto : IQIYI
Foto : IQIYI

Hujan turun. Suyeol mau pergi namun lelaki itu menariknya dan mendorongnya masuk. Di dalam Kyungtae nggak sadarkan diri. Ia mau pergi namun lelaki itu menghalangi, belum lagi pintunya ketutup api jadi mereka nggak sanggup keluar. Pria itu menghancurkan jendela pakai meja seakan nyuruh Suyeol untuk keluar dari sana. Dan pas ia lihat kebawah…tempatnya tinggi banget. Dah g#la apa?

Apinya mendekat ke kompor hingga terusan gas. Pria itu menawan Kyungtae ke jendela dan keduanya terlempar ke bawah begitu gas meledak. Beruntung mereka menimpa kendaraan beroda empat di bawah. Dih hingga mobilnya penyok.

Pria itu turun nggak usang kemudian. Ada api di kedua pundaknya dan ia menyekanya dengan santainya kemudian melepas helmnya. Eh Wi Hajun🤭🤭. Ia tertawa dan mendekat ke Suyeol; Senang berjumpa denganmu, Ryu Suyeol!!!

Bersambung…

Red Shoes Ep 13 Part 2

Drama Korea – Sinopsis Red Shoes Episode 13 Part 2, Cara pintas untuk mendapatkan spoilers lengkapnya ada di tulisan yang ini. Cara lain un...