Drama Korea – Sinopsis Forecasting Love and Weather Episode 1 Part 1, Cara pintas untuk mendapatkan spoilers lengkapnya ada di tulisan yang ini.


Sinyal itu sederhana terkadang timbul melalui bunyi atau warna juga getaran. Sinyal terus timbul dihadapanku mengisyaratkan bahwa tak ada yang kondusif di dunia ini.

Episode satu Sinyal.
Jin Ha kyung menjajal mengontak pacarnya Ki jun namun tak diangkat. Ki jun mengirim pesan kalau nggak sanggup ikut ke toko hanbok lantaran nggak nikmat badan. Tae kyung dan ibu membicarakan mereka.
Tae kyung pikir Ki jun murka lantaran diseret seret ibu kemarin.. Di mana coba sanggup nemuin laki lak seumpama ki jun,punya pekerjaan stabil dan sanggup pensiun lantaran itu ha kyung akan menikahinya. Ibu kelihatannya tak suka. Berpikir ki jun tak sanggup diandalkan. Ibu pikir ada yang ganjal dengan hubungan mereka. Ha kyung terlihat kesal.


Ibu menjinjing Ha Kyung ke peramal. Dukun perempuan memperingatkan Sifat Ha kyung terlalu penakut namun takdir tak sanggup dihindarinya haanya dengan hati hati. Takdir kandidat suaminya beliau ditakdirkan tidak menghiraukan pada istri ditambah ada pedang dalam takdirnya.
Ha kyung sanggup terluka. Ha kyung yang murka pergi duluan. Dukun perempuan memyuruhnya menjinjing payung lantaran akan hujan. Ha kyung menyaksikan langit cerah dan tak percaya kemudian menaruh payungnya kembali.


Sementara itu Lee Si woo yang dengan cerianya menerangkan arti namanya. Si bearti waktu woo bermakna hujan artinya hujan yang turun sempurna waktu. Cap nama itu ia perlukan untuk berbelanja mobil.


Ha Kyung ke apartemen Ki jun, Di lift Ha kyung berpapasan sama seorang wanita. Saat menekan sandi rumah ki jun pintu nggak sanggup dibuka. Pintu dibuka Ki jun. Katanya merasa lebih baik setelah mandi air dingin. Ha kyung nggak curiga menduga sandinya di ganti lantaran ibu tiba tanpa kabar. Ki jun membisu saja.


Saat turun rekannya di BMKG pusat, Seok Ho nyuruh mengontak Pak Choi. Ha kyung pikir bahasaan itu sudah selesai. Seok Ho ngingetin itu kendala hujan es. Mereka mesti menganalisis potensinya walau cuma satu persen.
Sebab hujan es niscaya merugikan. Lantas berapa potensi analisismu di saat ini?tanya Ha kyung. Seok Ho jawab radar hujan es mendekati lima persen. Ha kyung minta diskusikan lagi bila melalui lima persen. Ha kyung akan mengikuti aturan. Seok Ho terlihat kesal.

See Woo dengan pedenya memberitahukan kendaraan beroda empat barunya sama pacarnya. Nona Chae Yoo Jin terlihat malas terlebih setelah tahu mobilnya semi bekas. See woo ngajak makan di kedai makanan yang ingin dihadiri pacarnya. Ternyata Yoo Jin sudah pernah ke sana padahal see woo pengen jadi yang pertama. Yoo Jin bilang itu sudah usang sama seorang teman.
See woo ngajak berlibur di ekspresi dominan panas nanti kan beliau sudah punya mobil. See woo bergairah di saat dongeng dua hari kemudian menyaksikan sinyal hujan es di diagram adiabat tidak mungkin salju turun di bulan maret jadi firasatnya itu niscaya hujan es. Lantas ia bermalam di kantor selama tiga hari untuk mencari sinyal… Pacarnya kelihatannya kurang terpikat sama ceritanya.
Tahu begitu See woo ngajak ke gapyeong yang banyak cafe bagus di sana. See woo ngajak berkemah beliau paham topografinya namun pacarnya nggak suka berkemah. See woo akan pesan villa. Yoo Jin akan bilang sesuatu di saat hujan es tiba tiba turun. Tak ada isu prakiraan lantaran mereka mengabaikan See woo.


Tanpa adanya perayaan akan adanya hujan es banyak kerugian dan kerusakan yang terjadi.

Di kantor BMKG sentra terjadi kepanikan lantaran tidak ada laporan hingga tadi pagi.atmosfer masih stabil. Diperkirakan kombinasi suhu vertikal tidak naik tetapi ketidakstabilan atmosfer menguat seiring peningkatan suhu di siang hari. Stasiun cuaca sudah menganalis angin vertikal secara kasatmata tidak ada prakiraan hujan es. Pak Go minta data 12 jam kemudian atau minimal 3 jam lalu.


Seok Ho negur Ha kyung, kamu tak merasa bersalah? Ha kyung membisu saja.

See woo eksklusif ke kantor padahal itu hari liburnya. See woo minta duit taruhan. Karena prakiraannya benar.

Kembali ke kantor sentra yang sibuk mencari membuktikan hujan es. Ditampilkan diagram adiabet di wilayah yang terdampak mulai dari 12 jam kemudian hingga ke 3 jam sebelumnya. Sepertinya mereka mendapatkan sinyal.di incheon.

Di kantor BMKG kota See woo nyalahin rekannya lantaran di saat memberitahunya dipungkiri habis habisan. Rekannya nggak punya duit jadi akan ditraktir kopi. Kasihan see woo menolaknya.


Pak Go menegur Pak Choi selaku ketua Tim atas kelalaiannya. Pak choi menduga itu selaku fenomena melintas. Pak Go memakluminya namun semestinya sudah terlampir di data. Ha kyung akan membela Pak Choi namun tak jadi…pak choi mengakui itu salahnya dan akan menghasilkan laporannya.
Pak Go nyuruh mengontak Pusat Meteorologi Penerbangan itu kelalaian mereka. Juga mengontak KEC dan tata kelola Pengembangan Perdesaan kemudian tanya kerugian produk pertanian
Pak Choi diminta menemui pers sedangkan beliau akan menemui kepala BMKG. Ki jun memandang Ha kyung. Pak choi memegangi dadanya dan terlihat kesakitan.


See woo minta rekannya lapor ke kantor sentra kalau beliau sudah melaporkan padanya soal hujan es. Rekannya tanya untuk apa, ruang kendali sentra tempat berkumpulnya orang orang paling ahli. See woo dengan senyumnya dialah si jago itu. Rekannya bilang itu dongeng lama. Kalau kini anggap saja tambang kerikil bara Aoji. See woo bingung.


Pak Go nyuruh tim dua divisi utama mempelajari data data untuk analisis pasca hujan es. Datanya diambil sejak tahun 1990 hingga sekarang. Rekan rekan Ha kyung seperrinya keberatan. Mereka sibuk mesti menghasilkan laporan prediksi cuaca numerik dan mengawasi cuaca aktual. Ha kyung dengan damai mengambil data data itu.
Seok Ho nyuruh Ha kyung menemui reporter jikalau masih punya hati nurani. Ha kyung pikir itu menyalahi wewenang. Itu bukan kali pertama BMKG dimaki rakyat. Ha kyung menyaksikan pak choi kesakitan dan jatuh pingsan. Setelah pak choi dibawa ke tempat tinggal sakit barulah Ha kyung mau menggantikannya menemui pers.

Ha kyung menyaksikan Ki jun bicara sama seorang perempuan namun di saat ditanya Ki jun bilang itu cuma reporter beliau bersikap begitu lantaran Ki jun melarangnya mengubah urutan pertanyaan. Tugas Ha kyung memberi klarifikasi rinci soal hujan es.

Pak Go mengikuti Pak Choi ke tempat tinggal sakit. Bu choi kelihatannya murka lantaran dahulu suaminya sudah mengajukan mutasi ke wilayah namun Pak Go terus menyuruhnya bertahan di pusat. Lalu kini dibentuk pingsan lantaran hujan es. Pak Go memberitahu bukan itu saja prakiraan cuacanya senantiasa salah. Bu choi memakinya namun kemudian minta maaf.

Ha kyung ditunjuk jadi ketua tim sementara Pak choi sakit terkena serangan jantung selama dua pekan. Ha kyung keberatan lantaran beliau akan menikah namun beliau tak pilihan.


Ha Kyung terlihat cemas. Dia memberitahu Ki jun kalau nggak sanggup ikut program reuninya lantaran pak choi pingsan. Ki jun kelihatannya keberatan namun minta beliau nggak khawatir. Ha kyung minta beliau maklum lantaran cuma menggantikannya dua pekan.
See woo dengan wajah cerianya pergi menyaksikan lihat panorama pedesaan. Sepertinya mengusut cuaca di sana.


Sementara Yoo Jin ditegur atasannya lantaran isu yang dibuatnya wacana ekspresi dominan panas bertele tele. Orang itu minta isu yang provokatif dan menawan pembaca itu sanggup menghasilkan AC laris terjual lantaran itu sponsor paling besar mereka.
Lagi kesal begitu See woo mengiriminya gambar gambar pemandangan. Pacar See woo menaruh Hpnya dengan kasar. See woo pikir beliau sibuk lantaran nggak membalas pesannya.


Sesampainya di kantor seniornya mengeluhkan antena radar yang bagus baik saja namun see woo tiba jauh jauh ke sana. See woo rasa alat itu nggak senantiasa sanggup dipercaya untuk memeriksanya sekalian mereka bertemu.
See woo berharap nggaj ada masalah. See woo ngasih memberitahu lagi itu lantaran suhu di daratan terlihat abnormal lebih tinggi daru tahun kemudian padahal masih maret. Rekannya nyurimuh tanya ke BMKG provinsi Gangwon. See woo cuma tersenyum.


Nyatanya see woo lapor ke BMKG gangwon kalau suhu di provinsi Gangwon meningkat. See woo minta tolong sekalin periksa pyeongcheong,chuncheon, hongcheon,heongseong dan wonju.
Pak Um menyaksikan itu cuma fenomena temporer akhir radiasi suramya di saat angin timur timbul itu kadang terjadi nanti hilang sendiri. See woo merasa itu tidak akan hilang.
Rekan Pak Um memberitahu posisi ketua tim dua divisi utama kosong di kantor pusat. Orang itu menyarankan seniornya kembali ke kantor pusat. Pak Um tidak ingin lantaran di sana sungguh memusingkan. Rekannya ngingetin lagi bila tinggal jauh dari keluarga beliau sanggup dikucilkan.
Pak um kemudian mengontak keluarganya namun putrinya nggak mau bicara dengannya.



Tae kyung memberitahu Ha kyung kalau Ki jun belum menstranfer duit paras dan menolak panggilannya. Ha kyung membela beliau tak pernah lupa niscaya ada yang keliru. Ha kyung menutup telepon lantaran mesti berapat.
Ha kyung memberitahu Pak Go menyaksikan sesuatu yang kecil di peta. Awan konveksi yang terbentuk akhir kuatnya ketidakstabilan atmosfer. Kelembaban di sana di sekarang ini sekitar 82 persen. Potensi memguap 70 persen lebih. Tapi angkanya terlalu tanggung untuk dijadikan perayaan mereka akan berapat dulu. Ha kyung memberitahu akan materi diskusi prakiraan cuaca 14 maret.
Stasiun sentra melaporkan awan awan yang meningkat ke arah timur laut.” Pihak BMKG provinsi gangwon mohon tanggapannya.”
“Dari huruf wilayah ini disangka tak berubah memjadi preaipetasi”
See woo, “aku percaya niscaya akan hujan.” See woo menunjuk sebuah tanda di peta dianggap.sebagai bom. Pihak sentra akan berapat dulu. See woo cemas tak ada waltu wilayah ibu kota mesti diberi perayaan hujan lebat. Suhu permukaan tanahnya meningkat.
BMKG Gangwon menyaksikan itu fenomena temporer tetapi berpeluang bermetamorfosis awan hujan lantaran ketidakstabilan atmosfer kuat.
“Soal awan yang terbentuk di wilayah Gangwon kelihatannya mencurigakan”
“Makaudmu berpeluang bermetamorfosis awan hujan?” tanya ha kyung
“Benar. Dalam satu jam”
“Landasanmu apa?”
“Awan yang masih rendah satu jam kemudian secara tiba-tiba meningkat cepat di saat melalui chuncheon”
See woo memperlihatkan datanya.
Pak Um memperingatkan keringnya atmosfer di sekarang ini meski awan itu akan menguap ke lapisan atmosfer sebelum hingga ke ibukota.
“Bagaimana jikalau awaannya terus mendapatkan uap air di saat menuju utara?”
“Suhu atmosfer paling rendah darrah ini naik sehingga awan terus mendapatkan uap air. Satu jam kemudian awan itu cuma setebal 2 km kini meraih lima hingga enam ditambah suhu permukaan wilayah ibukota kepingan timur di sekarang ini tinggi. Sehingga alih alih menguap kemungkinan besar awan akan meningkat dan kembali akhir atmosfer yang labil. Bila prakiraanku benar dalam dua hingga tiga jam akan ada hujan lebat di wilayah ibukota.

Ha kyung memberitahu presentase penguapan ke atmosfer 80 persan lebih. Nona jin apa keputusanmu? Tanya pak Go. Ha kyung mulai berpikir sambil menyaksikan diagram adiabet. Tae kyung kirim pesan lagi, katanya benar duit mukanya belum ditransfer. Mereka sudah memberitahu ki jun pemesanan akan batal bila belum ditransfer hingga hari ini.
Pak Um mempertanyakan potensi 20 persen kurang yang harus dijadikan peringatan. See woo nyahut itu tak perlu dipertimbangkan.
“Prakiraan cuaca ada standar”kata Pak um
See woo, makanya kamu senantiasa salah,
Apa?
Saat tornado ekspresi dominan panas tahun lalu,kabut ekspresi dominan hambar tahun ini,dan hujan es kemarin. Lantas apa hasilnya? Tinggal umumkan saja prediksi cuaca numerik dari komputer. Kata see woo berapi api. Ha kyung yang ikut cemas mematikan ponselnya.


Perdebatan Pak Um dan See woo
“Prakiraan cuaca merupakan arus bukan sesuatu yang sanggup diluruhkan dengan angka kecil.”
“Dasar prakiraan cuaca merupakan pergantian fenomena kecil saja sanggup memberi imbas besar.”
“Kau sedang mengajariku?”
“Aku cuma menyampaikan bahwa poun utama kita berbeda” “mungkinkah itu sudah cukup.”
“Baik.”
Ha kyung bicara, Hipotesis dari BMKG wilayah ibukota tidak salah tetapi presentasenya terlalu kecil.landasannya lemah dannterlebih lagi tak ada kendala serupa.
See woo, tadi saya sudah menyampaikan data..
Peringatan hujan lebat area ibukota akan dipastikan usai dipantau satu jam lagi. Selama itu pihak BMKG wilayah ibukota sanggup menyerahkan data tambahan.
See woo terlihat kecewa.



See woo yang bersikeras kalau nyangkut soal cuaca balasannya mengontak Seok ho minta beliau memberi perayaan cuaca. Seok Ho mulanya tidak ingin namun See woo percaya niscaya hujan.

Seok Ho mempublikasikan peringatan hujan lebat di area ibukota. Ha kyung terkejut. Pak Go memarahinya. Seok Ho memberi argumentasi soal sinyal hujan es kemarin yang diabaikan. Ia memperoleh laporannya dari staf wilayah BMKG wilayah ibukota yang sudah menyadarinya.
Ha kyung membela diri,potensinya yang kurang dari 5 persen. Pak go kembali menegur seok ho yang berbuat sesuka hati tanpa ijin atasan kemudian memerintahkan mereka bersiap siap lantaran perayaan sudah diterbitkan.

Ha kyung ditegur pak Go lantaran tak melapor ke pak choi dan bukan pak choi yang menghasilkan keputusan. Ha kyung disruh menghasilkan laporannya.