Drama Korea – Sinopsis Hush Episode 14 Part 2, Yuk gaes baca juga selengkapnya untuk daftar link ada di goresan pena yang ini. Pastikan Kalian juga mesti mengenali kalau tersedia juga Episode sebelumnya baca di sini.
Foto JTBC Foto JTBC
Di part 2 ini kita kembali diperlihatkan flashback dikala Joon Hyuk yang tengah menyetir membaca keterangan perihal Soo Yeon yang dibunuh.
Joon Hyuk lantas menelepon Detektif Kim.
Joon Hyuk : Detektif Kim, ini aku. Aku punya permintaan.
Foto JTBC
Detektif Kim pun menggelar pertemuan pers menyerupai usul Joon Hyuk.
Detektif Kim : Kematian Oh Soo Yeon sudah usang dipastikan selaku bunuh diri. Namun, kami diberi tahu bahwa rumor artifisial tertentu merugikan agensi koran. Kami, polisi…
Foto JTBC
Joon Hyuk menerangkan pada dua orang dari tim inspeksi kalau ia pergi cukup usang untuk mencari tahu siapa yang mengacaukan proyek nominasi CEO Park.
Joon Hyuk : Seseorang menganggapku selaku persaingan dan mengusahakan langkah-langkah irasional untuk mengalahkanku.
Foto JTBC Foto JTBC
Sang Kyu menelan ludahnya membaca kisah Joon Hyuk.
Dan Ji Soo tersenyum puas memandang tampang Sang Kyu.
Foto JTBC Foto JTBC
Joon Hyuk menjelaskan, pastinya ia butuh lebih banyak waktu guna mempersiapkan reaksi untuk pertemuan pers. Judulnya terlihat bagus, bukan?
Si perempuan tanya, bagaimana dengan Ji Soo.
Foto JTBC
Adegan berpindah ke Ji Soo, aku? Kukatakan sekali lagi. Aku tidak tahu apa-apa. Tapi Reporter Goo nampaknya tahu sesuatu. Karena ia menyampaikan ini kepadaku. Sumber rumor artifisial yakni Harian Korea.
Sang Kyu mulai panic, kita? Tidak mungkin.
Ji Soo : Tidak mungkin, bukan? Jika itu benar, orang yang menyebarkannya yakni pengadunya.
Foto JTBC
Sang Kyu ingat kata-kata Joon Hyuk tadi pas ia ketemu Joon Hyuk di depan lift.
Joon Hyuk : Aku sedang menyelesaikan masalah. Masalah pengadu yang kamu sebutkan waktu itu. Seseorang membatasi jalan, membuatkan rumor liar.
Sang Kyu semakin panic.
Foto JTBC Foto JTBC
Ji Soo : Atau bukan? Mungkin bukan sekadar pengadu, namun administrator pengadu.
Kepala Na tersenyum menyaksikan bagaimana Ji Soo membungkam Sang Kyu.
Kepala Na kemudian bangun dan memerintahkan Sang Kyu pergi.
Setelah itu, ia menutup tirai jendelanya dan mengajak Ji Soo minum kopi dengannya.
Foto JTBC Foto JTBC
Jang terus menyudutkan Joon Hyuk. Dia menuduh Joon Hyuk melindungi Ji Soo. Dia mengatakannya dengan berapi-api.
Joon Hyuk membela diri dong. Dia bilang, ia menahan Ji Soo bukan melindungi.
Joon Hyuk : Jika kalian membiarkannya bebas, apa ia akan membisu saja?
Jang semakin kesal, ia beban di kantor. Terutama dari posisimu.
Joon Hyuk : Posisiku? Kepala pernah menyampaikan ini kepadaku. Yang semrawut akan menjelekkan kita dikala ditinggalkan. Jadi, ia sengaja menjaga mereka. Dari posisiku, Lee Ji Soo cocok dengan posisi itu. Siapa saya dari posisimu? Kalian mesti melepaskanku atau mempertahankanku?
Foto JTBC
CEO Park tiba dan menghentikan tim inspeksi menyidang Joon Hyung.
CEO Park : Manajer Han, ayo bicara.
Foto JTBC Foto JTBC
Kyung Woo yang gres datang, menyaksikan Ji Soo bareng Kepala Na.
Kyung Woo terdiam. Dia paham maksud Kepala Na apa mengundang Ji Soo.
Kyung Woo kemudian pergi.
Foto JTBC Foto JTBC
Ji Soo mengajukan pertanyaan sejak kapan Kepala Na tahu ia putri Lee Yong Min.
Kepala Na bilang sejak Ji Soo tiba ke Harian Korea. Ji Soo terkejut.
Kepala Na : Aku Kepala Redaktur di sini.
Ji Soo : Lalu kenapa…
Kepala Na : Tidak ada gunanya bersikap seolah-olah saya tahu. Mungkin tidak sama sepertimu, namun maut Yong Min juga menyakitiku. Tapi saya senantiasa mengawasimu. Kau menulis dengan baik menyerupai Yong Min. Penuh dengan keadilan. Kenapa saya membuatmu menulis kisah? Kau cuma junior.
Ji Soo : Kalau begitu… Maksudnya, anda mendukungku?
Kepala Na : Jangan bilang begitu. Aku merasa jikalau saya mengajarimu dengan benar, kamu akan menjadi reporter yang andal.
Ji Soo : Begitu rupanya.
Kepala Na : Jadi, lupakan insiden hari ini. Jangan hubungi Reporter Goo lagi.
Foto JTBC Foto JTBC Foto JTBC
Ji Soo beranjak keluar dari ruangan Kepala Na.
Dia menghela napas di akrab meja Kyu Tae.
Sung Han yang lagi ngobrol sama reporter lain di depan ruangan Kepala Na menyaksikan Ji Soo.
Ki Ha, Yoon Kyung dan Se Joon juga menyaksikan Ji Soo.
Foto JTBC
Sung Han beranjak mendekati Ji Soo.
Ji Soo pribadi bangun tegak dan membungkukkan kepalanya, memberi hormat pada Sung Han, kemudian pergi.
Padahal Sung Han mau bicara. Sung Han cuma menghela nafas dicueki Ji Soo.
Sung Han kemudian masuk ke ruangan Kepala Na.
Foto JTBC Foto JTBC
Kyu Tae melihatnya. Je Kwon juga. Je Kwon pun mendekati Kyu Tae.
Je Kwon : Ada masalah?
Kyu Tae : Tidak, Pak.
Je Kwon : Benarkah? Jika ada, beri tahu aku.
Kyu Tae : Baiklah.
Foto JTBC
Ji Soo menenangkan diri di depan pantry.
Yoon Kyung, Ki Ha, Se Joon dan Kyung Woo datang. Mereka mengkhawatirkan Ji Soo, anak bungsu mereka.
Ki Ha marah, sama Joon Hyuk tentunya.
Ki Ha : apa yang Han Joon Hyuk laksanakan kemarin?
Se Joon menenangkan Ki Ha. Se Joon tanya apa semua baik-baik saja?
Ji Soo : Ya. Maaf alasannya tidak menginformasikan tadi.
Se Joon : Ini bukan salahmu. Kami kalut alasannya kami tidak dapat menghubungimu.
Ki Ha : Tidak apa-apa, lupakan saja. Tulis saja surat usul maaf alasannya terlambat.
Ji Soo : Baiklah. Terima kasih.
Yoon Kyung : Kau sudah makan?
Ji Soo : Belum.
Yoon Kyung : Kau niscaya lapar.
Yoon Kyung memerintahkan Kyung Woo membelikan Ji Soo makanan.
Ji Soo pun pergi mengikuti Kyung Woo.
Foto JTBC Foto JTBC Foto JTBC
Yoon Kyung tak mengerti.
Yoon Kyung : Reporter Goo menulis kisah CEO kita dan juga kisah ayah Ji Soo?
Ki Ha : Ya, kudengar Ji Soo berjumpa dengannya beberapa kali. Kau menyaksikan tabloidnya. Apa Ji Soo betul-betul pengadu?
Se Joon : Pengadu? Tentang apa?
Ki Ha : Begini… Tidak mesti sesuatu yang besar. Dia bisa saja membocorkan yang dilihat dan didengarnya di sini.
Tapi kemudian Ki Ha bilang duduk permasalahan sesungguhnya bukan itu.
Mereka pun ingin tau dengan rencana Joon Hyuk sebenarnya.
Foto JTBC
Sekarang kita ditunjukkan lanjutan dari kisah di permulaan episode ini tadi.
Joon Hyuk dan CEO Park tamat makan sup pengar.
Joon Hyuk : Aku kenyang.
CEO Park : Ini dari bisnis keluarga tiga generasi. Ini menenangkan perutmu, bukan?
Joon Hyuk : Ini lezat.
CEO Park : Mari singkirkan orang yang membuatkan rumor itu. Atau apakah mesti saya bilang Direktur Yoon?
Foto JTBC Foto JTBC
Joon Hyuk pun mengaku bahwa ia lah orang yang membuatkan rumor itu. Dia kemudian minta maaf.
CEO Park kaget, apa?
Joon Hyuk : Aku tahu pertemuan persnya bisa membuat bumerang. Jadi, saya menciptakannya sebelum itu dibuat. Tapi…
CEO Park : Kita menggantinya mudah-mudahan menguntungkan?
Joon Hyuk : Ya. Koran bisa menggerakkan dan merubah dunia.
CEO Park : Kau menyuruhku memisahkan diri dari gambaran negatif Harian Korea.
Joon Hyuk : Anda bisa merubah posisi anda menurut situasi, namun jurnalis dan politikus mesti tetap teguh. Anda menyampaikan terhadap mereka anda dapat membalas selama anda bikin koran. Kupikir anda mesti menawan perhatian dengan nama Harian Korea dan identitas anda selaku seorang jurnalis ke Partai Demokrat Korea.
CEO Park : Jadi… Semua ini yakni pelajaran anatomimu?
Joon Hyuk : Tidak juga.
Foto JTBC Foto JTBC
CEO Park : Benar. Perwakilan Hong gres saja meneleponku. Dia bilang bukan cuma pertemuan pers, namun juga kesanggupan administrasi krisisku sempurna. Aku mendengarnya dari komite nominasi. Kredibilitasku sungguh tinggi.
Joon Hyuk : Itu keterangan bagus. Selamat, Pak.
Bersambung ke part 3…

































