Drama Korea – Sinopsis Forecasting Love and Weather Episode 1 Part 2, Cara pintas untuk mendapatkan spoilers lengkapnya ada di tulisan yang ini. Cek juga episode sebelumnya disini.


Ha kyung merampas ponsel seok ho di saat bicara sama See Woo.
“Kau yang memberi perayaan cuaca jelek tanpa melapor kantor pusat?” tanya ha kyung.
“Benar. Memang kenapa?”
“Kau tahu berapa budget untuk satu perayaan cuaca buruk. Kau mau bertanggung jawab di saat perayaan salah!”
“Lantas apa kau sudah bertanggung jawab atas kesalahan peringatanmu? saya ralat bukan salah melainkan tak melapor sama sekali kan? Aku sudah dengar garis besar ceritanya tetapi meski sibuk merencanakan ijab kabul bukan mempunyai arti kau sanggup lupa melapor kan? Prakiraan yang bertugas menjamin keamanan dan ketentraman rakyat tak boleh gegabah hanya alasannya yakni permasalahan pribadi.”
“Hei”
“Aku Lee See Woo. Pak Lee See Woo.”
“Kau tanya apa saya jawab bila keliru?”
“Pintar”
“Aku mengambarkan tanggung jawabku. Aku memprakirakan dan memberi perayaan cuaca menurut data. Aku percaya atas prakiraanku dan menurutku keyakinan itu timbul dari kerja keras maksimal. Begitu pula di saat prakiraan hujan es.”
“Jadi maksudmu saya tidak melakukan pekerjaan maksimal. Aku maklumi alasannya yakni kau sedang merencanakan pernikahan.”
”Hei awas kau.”
“Lee See woo dari BMKG wilayah ibukota.”
“Hei Lee See Woo tunggu aku.”
“Kenapa kau mau kemari?”
“Kubilang tunggu aku”


Kantor Pengawasan Lalu Lintas memberi perayaan akan adanya Hujan lebat di wilayah ibu kota. Di hutan di wilayah pesisir diadakan persiapan.


See woo kalut jikalau Ha kyung benar benar ke kantornya. Rekannya pikir Ha kyung emosi sesaat namun benar benar datang.
“Apa kau kenal aku?”
“Tidak”
“Tidak kenal namun kau bicara seenaknya”
“Itu alasannya yakni kau senantiasa mengabaikan prakiraanku.”
“Kau tak menyangka saya berupaya hati hati. Kendati kau tak melaporkan banyak yang merugi karenanya…kau tahu berapa upah tenaga kerja yang dikeluarkan untuk satu perayaan cuaca BMKG,puluhan miliar sanggup lenyap akhir potensi kurang dari lima persen. Tugasku mesti mempertimbangkannya.”
“Namun sinyal tetap tak sanggup diabaikan. Waktu hujan yang bergeser dari pagi ke sore saja sanggup menggemparkan dan menghasilkan BMKG diolok olok. Apa akhirnya bila peringatanmu salah?”
“Jadi itu alasanmu memutuskan jalur aman?”
“Apa?”
“Benar atau salah tetap dimaki jadi lebih baik jangan buang budget negara. Setidaknya hindari salah satu panah yang mengarah kepadaku. Begitu maksudmu? Bila begitu tak perlu cemas. Hujan akan turun. Aku yakin.”
“Kau pikir kau siapa?”
“Si mempunyai arti waktu , woo mempunyai arti hujan. Namaku lee see woo…”



Dan Hujan benar benar turun. Pak Um Pak Go juga melihatnya.
Seseorang yang kelihatannya Ki Jun membawakan payung untuk Chae Yoo Jin . Ha kyung terlihat sendiri kemudian See woo menghampirinya dengan payung. Ha kyung menatapnya murka kemudian masuk ke mobilnya..

Ha kyung membaca pesan di ponselnya. Penerbit permohonan sudah mengirim surel untuk menegaskan konsep final sebelum dicetak tetapi Ki jun tak menjawab. Paket bulan madu dibatalkan. Pesanan anggur mini juga dibatalkan akhir pembayaran terlambat. Gaun pengantin selesai dan Reservasi dibatalkan. Ha kyung mengontak Ki jun tetapi nomornya tidak sanggup dihubungi.




Ha kyung ke wilayah Ki jun mungkin merasa janggal. Ha kyung menyaksikan sepasang sepatu wanita. Ha kyung ingat pernah melihatnya di saat berpaoasan dengan seorang perempuan di lift pagi itu di saat mengirim bubur.

Ha kyung membuka pintu kamar Ki Jun perlahan dan melihatnya bareng seorang wanita. Ha kyung menangis kemudian pergi. Sinyal itu terus timbul dihadapanku mengisyaratkan bahwa tidak ada yang kondusif di dunia ini.

See woo merencanakan materi makanan untuk berlibur sama pacarnya tetapi tiba tiba pacarnya minta putus. Si woo terkejut alasannya yakni mendadak. Pacarnya bahu-membahu sudah usang ingin putus dengannya. Si woo terdiam.


2 bulan kemudian. Ha kyun menemui Pak choi yang sudah sehat. Ha kyung menceritakan di saat sebelum hujan es waktu itu senantiasa ada darurat kabut selama seminggu sarat namun Ha kyung tak percaya diri di saat meliaht pak choi kesakitan. Tetapi tak ada bedanya jikalau ha kyung melapor pak choi akan mengabaikannya. Setidaknya mereka sukses menangkal kecelakaan simpulan hidup di Yeondong alasannya yakni tak ada yang menyadarinya. Ha kyunh minta beliau lekas kembali.
Pak choi menginformasikan sudah mengundurkan diri. Pak choi bersyukur pensiun dini berkat beliau dan ada Ha kyung yang senantiasa mendukungnya. Sementara Ha kyung nyaris terendam banjir alasannya yakni mengabaikan sinyal. Pak choi bilang baik cuaca maupun insan tak kenal maka tak sayang. Tidak ada cuaca yang senantiasa jelek di saat sudah melalui di saat hujan pun disingkirkan saja. Semua ada alasannya kata pak choi

Ha kyung dipromosikan menjadi kepala tim dua divisi utama.. Rekan rekannya membicarakannya. seok ho pikir beliau memang pintar. Tetapi Han Ki jun akan kembali dari bulan madu apa tak duduk kasus mereka melakukan pekerjaan sekantor? Teman temannya akan stres alasannya yakni segan terhadap mereka.

Mutasi Han ki jun dibatalkan alasannya yakni beliau jago menghadapi pers selaku juru bicara. Pak Go mengobrol jabatan lebih tinggi. Ada training pejabat eselon lima di WMO di jenewa. Pak Go sanggup memberinya surat rekomendasi. Ha kyung kelihatannya keberatan alasannya yakni itu diluar negeri.
Akhir dari kekerabatan asmara satu kantor bukan cuma perpisahan.


Ha kyung tidak mendapati tv,kompor listrik, dan alat pembersih sikat gigi di saat pulang. Ternyata Ki jun yang membawanya. Ha kyung nyuruh merapikan barang barangnya diartikan ki jun menenteng barang yang dibutuhkannya. Ki jun ngingetin rumah itu bukan cuma punya Ha kyung tetapi Ki jun juga. Mereka membelinya setengah setengah.

Ki jun menawari mengembalikan uangnya dan rumah itu jadi milik Ki jun. Itu lebih baik ketimbang dijual pada orang lain. Ha kyung pikir itu kompensasi yang dibahas di saat mereka putus. Ki jun membenarkan namun sehabis dilihatnya harga pasar rumah itu sudah naik. Ki jun ngajak dibagi dua. Ha kyung sudah menduganya simpulan keterkaitannya dengan bajingan itu bukan cuma perpisahan.