All Of Us Are Dead Ep 9

Drama Korea – Sinopsis All of Us are Dead Episode 9, Cara pintas untuk mendapatkan spoilers lengkapnya ada di tulisan yang ini. Episode Sebelumnya ada disini.

Foto : NODRAKOR.ICU

Gwinam berupaya mencungkil mata Cheongsan. Onjo, Soohyuk dan yang lain berupaya untuk mencegahnya namun Gwinam dengan gampangnya menyingkirkan mereka. Mereka dilempar dan dipukul dengan mudahnya. Junyoung aja hingga kacamatanya pecah. Melihat semua itu menghasilkan Banjang bereaksi. Ia berubah dan berupaya untuk menyerang Gwinam dengan menusuk kakinya menggunakan patahan kayu api unggun namun Gwinam juga dengan gampangnya melemparkan tubuhnya. Ia mencium aroma harum Banjang dan berpikir kalo mereka ada di pihak yang sama.

Banjang nggak menyikapi dan memukulnya. Mereka kembali bertrarung. Soohyuk berupaya mengusir Gwinam. Terakhir Banjang melemparkannya ke bawah. Soohyuk membersihkan darah di bibir Banjang dan menenangkannya. Nggak papa.

Nggak usang kemudian Gwinam yang jatuh tersadar. Tangan kanannya patah. Ia jalan dengan merangkak alasannya merupakan kakinya juga terluka.

Foto : NODRAKOR.ICU

Cheolsu mengambil jatah masakan bareng yang lain di kawasan karantina.

Jungjae (lupa namanya) diambil kulitnya untuk kembali diteliti. Anak buahnya komandan melaporkan kalo observasi sebelumnya nggak membuahkan hasil alasannya merupakan mereka nggak sanggup mengenali jenis virusnya. Sepertinya virusnya terus berevolusi. Seorang anak buahnya yang lain tiba dan melaporkan kalo mereka menyelamatkan polisi yang mengenali perihal viru tersebut.

Berdasarkan keterangan pak polisi, nama virusnya merupakan virus Jonas yang diciptakan sama salah seorang guru yang ada di sana. Dan warta terkait virus tersebut ada di suatu laptop di Sekolah Menengan Atas Hyosan. Komandan memerintah biar mereka mengirim tim misi khusus ke Sekolah Menengan Atas Hyosan untuk mengambil laptop itu.

Foto : NODRAKOR.ICU

Cheolsu ketemu sama Eunji. Ia nampak beda. Ia menanyakan keadaannya dan meminta maaf alasannya merupakan meninggalkannya. Sambil senyum ia ngasih tahu kalo ia sudah memperabukan sekolah dan kini ia merasa lapar. Cheolsu menampilkan makanannya pada Eunji alasannya merupakan kalo mau mengantre akan mengkonsumsi waktu lama.

Eunji bilang kalo ia nggak mau makan itu namun Cheolsu.

Foto : NODRAKOR.ICU

Junyoung berupaya memperbaiki kacamatanya namun nggak guna. Sudah rusak. Mereka kemudian membicarakan Gwinam. Soohyuk pikir beliau menjadi nggak sanggup mati setelah digigit sama zombie. Jimin juga jadi takut sama Banjang setelah lihat beliau berubah tadi. Ia ketakutan kalo Banjang akan menyakiti mereka.

Banjang menyampaikan kalo ia nggak pernah melaksanakan hal lain selain belajar. Ia pengecut alasannya merupakan nggak berani berteman dengan orang lain. Saat menyaksikan anak lain ibunya senantiasa bertanya-tanya peringkat berapa ia di sekolah? Apa pekerjaan ayahnya? Seberapa besar rumahnya? Ia nggak pernah mengira akan menghasilkan api unggun dan berbincang-bincang bareng mereka.

Foto : NODRAKOR.ICU

Kalo nanti mereka sanggup pergi dari sana, ia ingin mereka menghasilkan api unggun dan emngobrol seumpama sekarang. Onjo mengiyakan. Saat ada yang menyalakan api maka mereka akan datang.,

Mendadak Banjang mendengar sesuatu. Yang lain berpikir kalo ada zombie yang datang. Ternyta suatu helikopter datang. Onjo dan yang lain berupaya ngasih tahu kalo mereka ada di sana. Beberapa prajurit turun dari helikopter. Mereka diminta untuk tiarap kemudian diperiksa suhu tubuhhnya satu persatu. Saat hingga pada Banjang, mereka ngasih selimut aluminium alasannya merupakan suhu tubuhnya rendah. Mereka pikir Banjang mengalami hipotermia.

Foto : NODRAKOR.ICU

Komandan mendelegasikan biar mereka menyelamatkan bawah umur itu usai menjalankan misi. Sebelum turun para prajurit nyuruh mereka untuk tetap di sana dan nggak kemana-mana. Mereka akan diselamatkan nanti.

Mijin ngajak Hari dan Minjae untuk keluar. Semua zombie akan menuju helikopter jadi mereka sanggup ke atap. Minjae nunjuk Junsung, gimana dengan dia? Hari berpikir sebentar kemudian nyuruh mereka untuk mengikatnya.

Para prajurit masuk dan menembak semua zombie yang mereka temui. Gwinam jalan ke arah lain. Ia masuk ke ruang musik di saat zombie lain pergi ke arah helikopter.

Foto : NODRAKOR.ICU

Mijin, Hari dan Minjae mengikat Junsung. Para prajurit menuju lab sains setelah sanggup laporan kalo semua zombie mengarah ke lapangan. Akhirnya mereka mendapatkan laptopnya. Saat mulai mendeskriposi, para zombie terus berdatangan. Semuanya selesai dan mereka kemudian kembali ke atap.

Komandan memberi perintah biar mereka menyelamatkan bawah umur gres kembali ke markas. Anak-anak itu dibawa naik ke helikopter alasannya merupakan situasinya nggak memungkinkan bagi helikopter untuk mendarat.

Foto : NODRAKOR.ICU

Tentara mengunjungi komandan dan melaporkan kalo terjadi kekacauan di kawasan karantina. Mereka kemudian menyaksikan yang terjadi lewat kamera pengawas. Eunji menggigir Cheolsu dan melukai 4 prajurit hingga tewas. Anak buahkomandan berpikir kalo Eunji sudah terinfeksi namun nggak menampilkan gejala.

Hal itu menghasilkan komandan untuk berpikir dua kali untuk menyelamatkan bawah umur dari atap. Ia mendelegasikan untuk membatalkan penyelamatan. Kalo ada yang melawan, tembak. Jimin yang sudah naik risikonya kembali diturunkan. Yang yang lain protes minta diselamatkan. Komandan memberi perintah biar mereka eksklusif nembak namun pak prajurit yang bertugas masih punya nurani. Mereka cuma anak-anak. Akhirnya mereka cuma ngasih tembakan perayaan biar mereka nggak memaksa atau kalo enggak akan ditembak.

Foto : NODRAKOR.ICU

Hari dan yang lain sudah keluar. Mereka menyaksikan helikopter dan berpikir nggak sanggup ke sana dan pastikan untuk ke atap gedung training memanah.

Cheongsan berupaya bilang ke pak prajurit biar menyelamatkan beberapa dari mereka. Pak prajurit kembali ngasih tembakan peringatan. Ia meminta maaf kemudian naik ke atas. Anak-anak itu cuma sanggup termangu memandang helikopter pergi. Di dalam helikopter pak prajurit yang tadi merasa sungguh kesal.

Mijin menyaksikan kalo helikopternya menuju ke arah mereka. Mereka berupaya untuk ngasih tanda eksistensi mereka namun tahunya helikopternya cuman lewat doang. Sementara para zombie malah berdatangan ke arah mereka. Mijin ngajak mereka untuk lari.

Foto : NODRAKOR.ICU

Hyoryeong nangis. Mereka pikir nggak akan ada lagi yang mau menyelamatkan mereka. Cheongsan yang kesal mematikan api unggun dan menghancurkan tanda SOS yang sudah mereka bat.

Bu park dan timnya diinterogasi terkait yang dijalankan sama ayahnya Onjo. Dengan tegas bu Park membantah kalo ia kaki tangan dan menekankan kalo ia merupakan pelaku utamanya. Ayah menyelamatkan mereka di saat sang putri ada di kawasan bahaya. Ia pastikan untuk bertanggung jawab sarat biar ayah yang ingin menyelamatkan putrinya namun terkendala darurat militer. Nggak ada yang sanggup menghentikan cinta seorang ayah pada putrinya.

Foto : NODRAKOR.ICU

Ayah ada di akrab sekolah. Ia bahkan menyaksikan manekin seakan itu Onjo. Seorang ahjussi menghampirinya dan memintanya untuk menyelamatkan istri dan anaknya. Sang istri terjebak di dalam dengan kondisi sedang hamil.

Ayah memeriksanya dan bilang pada ahjussi itu biar mereka menanti tim penyelamat alasannya merupakan ia mesti menyelamatkan putrnya. Ia ngasih air minum ke ahjussi itu dan memintanya untuk bertahan hingga akhir.

Dih ahjussi itu malah mengambil senjata ayah dan menodongkannya ke ayah minta istrinya diselamatkan. Ayah tetap nggak sanggup melakukannya. Kalo ahjussi itu menembaknya maka para zombie akan mengunjungi mereka. Akhirnya ahjussi itu membiarkan ayah pergi.

Foto : NODRAKOR.ICU

Eunji di temparkan di kawasan kayak pak prajurit yang terinfeksi. Meski Eunji bilang kalo ia insan dan bukannya zombie kian menghasilkan komandan khawatir. Apalagi di saat anak buahnya melapor kalo dalam diri Eunji seumpama sedang ada pertandingan antara sel insan dan sel zombie.

Karena itulah komandan menyampaikan biar mereka menilai semua warga Hyosan selaku orang yang terinfeksi tanpa gejala.

Foto : NODRAKOR.ICU

Di tempatnya Bu Park disanjung sama bawahannya atas apa yang dikatakannya tadi. Rekan ayah memandang rendah Bu Park yang sudah mempergunakan dirinya dan juga ayah. Mereka melakukannya untuk kampanye? Asisten Bu Park berargumentasi kalo mereka sudah memicu ayah selaku hero yang menyelamatkan putrinya.

Para prajurit tiba dan menyodorkan kalo mereka akan diposisikan ke kawasan khusus dan akan diborgol dalam perjalanan ke sana. Para asisten Bu Park nggak terima anggota dewan mereka diperlakukan seumpama itu. Mereka menghasilkan barisan untuk menghentikannya. Para prajurit siaga dan merencanakan senjata mereka.

Ternyata nggak cuma mereka yang mau dipindahkan. Pak polisi sama rekannya, bayi sama anak wanita yang ia selamatkan. Ada petir. Anak itu nangis sambil lihat ke langit.

Foto : NODRAKOR.ICU

Suara petir menghasilkan indera pendengaran banjang sakit. Soohyuk merobek sedikit bajunya dan ngasih ke Banjang. Buat gantinya penyuara telinga.

Hujan turun diikuti petir. Cheongsan menyaksikan Banjang sungguh tersiksa. Di ruang musik Gwinam juga tersiksa banget gegara itu. Cheongsan kemudian bilang ke Junyoung kalo mereka sanggup pergi dari sana daripada terus diam. Mending mati di saat berjuang toh nggak ada yang mau menyelamatkan mereka.

Foto : NODRAKOR.ICU

Selanjutnya ia menyampaikannya ke yang lain. Mereka akan pergi ke gunung. Kalo dalam perjalanan mereka menemui bahaya, ia akan berteriak mengalihkan perhatian dan mengorbankan diri. Soohyuk melarang.

Mereka mesti tetap hidup. Hyoryeong ketakutan kalo akan ada yang tertinggal. Cheongsan kemudian berpesan biar mereka saling berpegangan tangan.

Daesu mengulurkan tangannya ke yang lain namun nggak ada yang mau pegangan tangan sama dia. Hehe risikonya ia menggenggam tangannya sendiri.

Foto : NODRAKOR.ICU
Foto : NODRAKOR.ICU

Pelan-pelan mereka pergi dari sana. Benar. Mereka nggak sanggup konsentrasi di saat petir datang. Pada di saat yang serupa Mijin dan yang lain juga menyadarinys dan bertujuan untuk pergi ke gunung.

Sesampainya di depan ada zombie satu. Cheongsan mau mengalihkannya bisr yang lain sanggup pergi namun ONjo melarang. Akhirnya mereka memutari tembok seumpama yang Onjo sarankan. Saat melalui truk secara tiba-tiba Cheongsan menyaksikan ibunta tersenyum padanya sambil menyebut namanya. Tanpa ia sadari kalo ibu sudah berubah jadi zombie.

Bersambung…

Red Shoes Ep 13 Part 2

Drama Korea – Sinopsis Red Shoes Episode 13 Part 2, Cara pintas untuk mendapatkan spoilers lengkapnya ada di tulisan yang ini. Cara lain un...