Drama Korea – Sinopsis Mine Episode 16 Part 2, Nieh gaes untuk Kalian ingin tahu spoilernya tersedia di tulisan yang ini lho. Makara untuk kisah yang lain menyerupai Episode Sebelumnya ada disini.


Pak Kim sama Kepala Joo terkejut lihat kondisi Ji Young. Tangan Seohyun juga terluka. Seohyun ngasih tahu mereka kalo dokter Kim akan secepatnya tiba dan minta mereka untuk membereskannya.
Keduanya membersihkan darah Ji Young. Kepala Joo menyaksikan Ji Young seakan menatapnya dan ia pun pergi.
Suster Emma menanyakan kondisi Ji Young. Kepala Joo menyodorkan kalo ia nggak diperbolehkan untuk menyampaikan apa yang terjadi dalam rumah itu dan nyuruh suster Emma untuk pulang. Suster Emma pribadi kemas lihat ada darah di jari kepala Joo.
Seohyun mengirim Hiso ke tempat tinggal sakit.
Dokter Kim tiba. Suster Emma masih berada di sana. Pak Kim belum selesai membersihkan darah Ji Young namun dokter Kim keburu datang.


Kepala Joo mendatangi pak Kim di kamarnya. Pak Kim nangis. Keduanya yang saling tahu perbuatan masing-masing saling menyalahkan. Bagi kepala Joo, Ji Young mati alasannya yakni menghirup gas beracun. Tapi bagi pak Kim, Ji Young mati alasannya yakni jatuh dari tangga.
Kepala Joo jadinya mendapatkan kalo beliau yang membunuhnya. Dia nyuruh pak Kim untuk pergi yang jauh dan jangan pernah kembali. Dan selaku gantinya ia meminta berlian biru itu.
Dalam perjalanan pulang Seohyun nelpon Hiso dan prospektif akan kembali lagi sehabis merapikan rumah. Hiso nangis.


Seohyun ngasih tahu ayah kalo Ji Young terjatuh dari lantai dua. Pembuluh darahnya pecah dan beliau pribadi meninggal di tempat. Ayah syok. Seohyun prospektif akan merapikan semuanya. Ibu yang menyaksikan jari Seohyun berdarah merasa curiga.
Hiso nangis ingat bencana itu.


Hiso berlangsung bareng suster Emma. Semua orang menulis balasan hidupnya masing-masing. Suster Emma pernah sudah biasa hidup glamor selaku penghibur di Aesanggak, juga pernah hidup selaku suster dengan sarat kekurangan. Hidupnya terbentuk dari hatinya dan juga keputusan yang ia buat. Hiso jerasa kehilangan hidup dan hatinya. Ia merasa nggak punya apa-apa.
Suster Emma membantah. Hiso pernah punya segalanya. Walau sudah kehilangan, bahu-membahu ia nggak kehilangan apapun.
Hiso teringat apa yang Hajun katakan kalo cuma ia yang dapat melindungi dirinya sendiri. Berkat itulah Hiso bisa kembali melangkah.



Kepala Joo pamitan sama ayah. Ia akan berhenti melakukan pekerjaan namun nggak bisa menyampaikan alasannya.
Di depan Seohyun Kepala Joo berlutut dan mengakui kesalahannya. Ia melakukannya alasannya yakni menyaksikan Hiso dalam bahaya. Seohyun merasa kalo Kepala Joo tahu terlampau banyak perihal keluarganya. Ia mesti pergi. Kepala Joo pun menyerahkan ponsel dan kamera rahasianya. Seohyun juga menyinggung perihal kalung berlian biru. Kalo kepala Joo membawanya maka ia yakni pembunuh Ji Young. Tapi kalo ia meninggalkannya maka iabhanya ingin menolong Hiso. Kepala Joo nangis.
Kepala Joo mengembalikan kalung itu pada ayah. Ayah sendiri resah gimana kalung itu dapat ada pada kepala Joo. Ceritanya panjang. Ayah pamit.


Hiso jadinya menyampaikan argumentasi ia berpura-pura hilang kenangan pada Hyejin yang mau pergi ke bandara. Setelah menikah ia berakting dua kali. Ji Young sempat berupaya membunuhnya. Ia nggak bisa mengatakannya pada polisi. Ia nggak bisa menyakiti Hajun yang sudah sungguh terluka dengan kematian ayahnya.
Hyejin berterima kasih. Hiso melakukannya untuk ankanya sendiri. Pun kalo ia masuk neraka alasannya yakni berbohong ia akan kesana dengan senang hati. Ia berterima kasih alasannya yakni Hyejin sudah melahirkan Hajun. Hyejin menekankan kalo Hajun yakni anak Hiso. Ia akan menepati perkataannya.

Kepala Joo pamitan sama ibu. Ibu isu perihal Ttaksun, anak yang Nodeok besarkan. Sekarang menghasilkan sarang dan melubangi rumahnya. Kepala Joo memuji ibu yang bersinar memakai kalung itu.

Jinho berendam bareng pak Jang sambil membicarakan pengalaman wamil masing-masing.

Hiso masuk ke ruang kerja Ji Young dan duduk di sana. Di lacinya ia mendapatkan obat tidur. Habis itu seakan ia menyaksikan Ji Young tersenyum padanya. Ternyata nggak seluruhnya kebohongan. Meski ia nggak bisa memaafkannya namun ia akan melupakannya demi kebaikannya sendiri.

Hiso berjumpa dengan kepala Joo yang mau pergi. Ia berterima kasih atas yang kepala Joo laksanakan malam itu. Kepala Joo pribadi nangis. Ia menjangkau tangan Hiso dan menyodorkan kalo Seohyun sempat menduga Hiso membunuh Ji Young namun ia tetap berupaya untuk melindunginya hingga akhir.

Seohyun kembali ke tempat tinggal dan bicara dengan Hiso. Hiso berpikir kalo yang Seohyun ingin lindungi yakni dirinya. Seohyun mengaku nggak menutupi kesalahannya namun ia percaya padanya. Hiso berterima kasih dan nggak akan melupakannya. Seohyun melarang. Dilupakan saja.

6 BULAN KEMUDIAN
Jinho kini bertugas mengorganisir rumah. Ia bahkan nggak pernah ke kantor. Katanya kebahagiaan keluarga lebih penting. Ia mempersiapkan untuk nyuruh Suhyuk untuk tinggal di Rubato sehabis menikah dan menghalau Ttaksun, habisnya rumah mereka jadi bolong gegara itu.
Ia kemudian Nerima telpon. Nggak tahu dari siapa. Manis banget ngomongnya.
Jinho kemudian pergi dan melalui beberapa pekerja yang memperbaiki rumahnya yang bolong gegara teman-temannya Ttaksun.

Orang yang Jinho jumpai ternyata yakni Jungdo. Sekarang beliau sudah bisa jalan meski pakai kruk. Dia juga sudah bercerai dengan Jinhee. Karena nggak bisa main golf beneran jadinya mereka cuma bisa main game golf.

Jinhee dan yang lain masih menghadiri kelas Bibel bareng pastor Paul.

Yuyeon pulang. Ia pribadi disambut hangat sama Suhyuk dan dikasih pelukan. Dan di saat ia nerima telpon, ia menyaksikan Juhi tersenyum ke Suhyuk dan pribadi memecatnya.
Juhi dikirim pulang sama Pak Jang. Kesal banget. Tapi beliau percaya kalo ia akan kembali ke tempat tinggal itu.

Seohyun resmi menjadi eksekutif utama. Ia nampak menikmati ruangannya. Ia kemudian menyaksikan isu Hiso yang kembali berakting dalam serial drama berjudul Mine.
Hiso sedang membaca naskahnya. Soyoung tiba menberitahu jadwal syutingnya yang mau dimulai hari Senin nanti. Hiso merasa sungguh siapa untuk kembali berakting. Ia bisa melaksanakan apapun sekarang. Sudah saatnya berjumpa Hajun.

Suster Emma berkebun bareng para perempuan lain. Seohyun tiba menemuinya. Mereka bicara berdua. Suster Emma meminta maaf mewakili seluruh dunia yang memaksanya untuk merahasiakan jati dirinya. Itu bukan dosa, namun ia seumur hidup merahasiakannya seolah-olah itu dosa besar. Berhentilah melaksanakan itu.
Seohyun berterima kasih. Suster Emma menawarinya untuk makan kalguksu biji perilla?

Hiso menjemput Hajun yang kembali bareng Hyejin. Ia akan memasakkan galbi-jjim kesukaannya. Sebelumnya Hiso dan Hyejin sudah sepakat untuk membesarkan Hajun bersama-sama.


Seohyun menemui Hiso di lokasi syuting. Rupanya Hyowon E&M turut berinvestasi dalam dramanya. Meski Seohyun melakukannya cuma untuk bisnis namun dramanya bagus.
Hiso menyaksikan Seohyun terlihat bahagia. Apa ia sudaj mendapatkan apa yang menjadi miliknya? Ia nggak akan menanyakannya lagi. Ia sudah mencar ilmu banyak darinya.
Seohyun justru mencar ilmu dari Hiso yang menyayangi orang lain melampaui diri sendiri. Sayang mereka nggak bisa ngobrol usang alasannya yakni Hiso mesti lanjut syuting.

Seohyun kembali ke rumah. Ia nelpon Suzy. Ia akan mengunjunginya ahad depan.

Hyejin mengajari Hajun berkuda.

Hiso dan Seohyun berlangsung berbarengan menuju kebahagiaan masing-masing.
Suster Emma… . Sepertinya saya mendapatkan jawabannya. Kemampuan untuk menyayangi diri sendiri walaupun sudah kehilangan segalanya. Itulah jawabannya. Milikku.
Akhirnya selesai juga😭😭😭. Terima kasih Tuhan, terima kasih subbernim, terima kasih pembaca. Sampai ketemu di drama lainnya. Dah dah!!!
T A M A T